Hotline : 0251-8240773
Blog Standard

Majelis Tasbih UNIDA : “Kematian : Guru Sejati (Sebuah Refleksi & Renungan Tahun Baru 1448 H)”

Tawheed Center Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan kegiatan rutin ketauhidan Majelis Tasbih yang dilaksanakan di Masjid Baitul Qur'an (MBQ) UNIDA. Pada kesempatan kali ini, kajian disampaikan oleh Direktur Tawheed Center sekaligus Dosen FAIPG Universitas Djuanda, Dr. M. Rendi Ramdhani, S.Pd., M.Pd., dengan mengangkat tema “Kematian: Guru Sejati (Sebuah Refleksi dan Renungan Tahun Baru 1448 H)”.


Dalam pemaparannya, Dr. M. Rendi Ramdhani i, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pergantian tahun, baik Hijriah maupun Masehi, memiliki makna yang sangat mendalam bagi seorang mukmin. Momentum pergantian waktu bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, melainkan menjadi sarana muhasabah dan pengingat bahwa kehidupan di dunia terus berjalan menuju batas akhirnya.
Beliau menyampaikan bahwa semangat hijrah yang diajarkan Rasulullah SAW bukan hanya bermakna berpindah tempat, tetapi berpindah dari kondisi yang kurang baik menuju kondisi yang lebih baik, dari kelalaian menuju kesadaran, dari kemaksiatan menuju ketaatan, serta dari akhlak yang kurang baik menuju akhlakul karimah.

Pergantian waktu merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah SWT sekaligus menjadi tadzkirah bagi manusia. Setiap makhluk yang hidup di muka bumi pada akhirnya akan berlalu dan berakhir, sebagaimana waktu yang terus berganti tanpa pernah berhenti. Oleh karena itu, pergantian tahun juga menjadi pengingat bahwa umur manusia terus berkurang dan kematian semakin dekat dibandingkan sebelumnya.

Dalam kajian tersebut, Dr. Rendi juga mengingatkan pentingnya menjadikan kematian sebagai guru yang senantiasa memberikan pelajaran bagi kehidupan. Manusia tidak boleh tertipu oleh usia muda, karena kematian tidak mensyaratkan seseorang harus berusia tua. Demikian pula seseorang tidak boleh merasa aman hanya karena memiliki tubuh yang sehat, sebab kematian tidak harus diawali dengan sakit. Selain itu, harta dan kekayaan yang dimiliki di dunia tidak akan dibawa setelah kematian, kecuali amal yang telah dipersiapkan selama hidup.

Live streaming Youtube klik Disini